Banjir Dahsyat Di Thailand Dan Beberapa Provinsi Sumatera 145 Korban Tewas Banjir Thailand, 174 Korban Tewas Di Sumatra Dan Puluhan Hilang
Bandung, 28 November 2025
Banjir Mematikan Di Thailand
Bencana
dahsyat terjadi di beberapa lokasi di Thailand, dan saat bersamaan
bencana yang sama juga melanda sejumlah provinsi di Pulau Sumatra.
Sebanyak 319 Korban tewas dilaporkan di dua lokasi negara bertetangga
ini.
Baca Juga Beritanya Di Situs Berita News Corner Kota Batu
Jumlah korban tewas akibat banjir di Thailand selatan telah
meningkat menjadi 145 orang. Pemerintah Thailand mengatakan bahwa dari
jumlah itu, lebih dari 100 orang tewas di Provinsi Songkhla, yang
terdampak paling parah.
Banjir dahsyat telah melanda Thailand selatan pekan ini, khususnya di Distrik Hat Yai, dekat perbatasan dengan Malaysia.
"Total
korban tewas di provinsi-provinsi selatan adalah 145 orang, dengan
Songkhla menyumbang 110 orang," kata juru bicara pemerintah Siripong
Angkasakulkiat dalam konferensi pers, dilansir kantor berita AFP, Jumat
(28/11/2025).
Luasnya wilayah yang terendam banjir, mendorong penduduk untuk berlindung di atap-atap rumah.
Fasilitas
kamar jenazah yang ada di Rumah Sakit Songkhla pun melaporkan mulai
kewalahan menampung korban tewas akibat banjir. Hal ini memaksa otoritas
setempat untuk mendatangkan tiga truk berpendingin, agar bisa menjadi
tempat penampungan sementara bagi jenazah korban banjir.
Militer
Thailand telah mengerahkan sekitar 200 perahu, 20 helikopter, dan bahkan
kapal induk mereka untuk membantu upaya penanggulangan banjir dan
penyelamatan.
Paradorn
Prissananantakul, direktur pusat operasi penanggulangan banjir,
mengatakan bahwa pihaknya berupaya keras memulihkan kota-kota yang
terlanda banjir bandang kembali normal
"Kami sekarang memasuki fase rehabilitasi dan berupaya memulihkan kota-kota ke keadaan normal secepat mungkin." kata Paradorn
Data
yang dilansir oleh Pemerintah Tahiland menyatakan bahawa lebih dari
14.000 orang telah dievakuasi dari daerah terdampak banjir. Dalam
catatan pemerintah Thailand, banjir dahsyat ini adalah bencan terparah
selama 300 tahun terakhir.
Daftar Panjang Korban Banjir Sumatra
Sementara
itu Banjir di Indonesia melanda Provinsi Sumut, Aceh, dan Sumbar. BNPB
mencatat jumlah korban meninggal dunia imbas banjir bandang dan tanah
longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, mencapai 174 orang
sampai Jumat (28/11) sore.
Kepala BNPB Suharyanto mengatakan
korban tewas paling banyak berasal dari Sumut yakni 116 orang. Kemudian
ada 42 orang masih hilang dalam pencarian.
Kemudian di wilayah Aceh, korban tewas karena banjir dan longsor sebanyak 25 orang dan 25 orang lainnya masih hilang.
Selanjutnya
untuk wilayah Sumbar, kata Suharyanto, korban meninggal dunia sebanyak
23 orang. Lalu 12 orang lainnya masih dalam pencarian.
"Tiga
provinsi ini relatif bencananya besar meskipun kalau dibandingkan dengan
Sumut, Aceh, Sumbar ini relatif lebih ringan. Tapi bukan berarti ringan
kalau dibandingkan dengan Sumut, Aceh," ujarnya Suharyanto.
Bukan itu saja, banjir yang terjadi juga memicu pengungsian besar-besaran warga dari lokasi banjir.
Berikut rincian korban jiwa dan pengungsi dari BNPB per Jumat (28/11):
Provinsi Sumut
Korban meninggal dunia: 116 orang
Korban hilang: 42 orang
Rinciannya:
- Tapanuli Utara: 11 orang
- Tapanuli Tengah: 47 orang
- Tapanuli Selatan: 32 orang
- Kota Sibolga: 17 orang
- Humbang Hasudutan: 6 orang
- Kota Padang Sidempuan: 1 orang
- Pakpak Bharat: 2 orang
Jumlah pengungsi lebih dari 3.800 kepala keluarga (KK)
Rinciannya:
- Tapanuli Utara 600 KK
- Tapanuli Tengah 1.100 KK
- Tapanuli Selatan 250 KK
- Kota Sibolga 200 KK
- Humbang Hasudutan 150 KK
- Mandailing Natal 1.500 KK
Provinsi Aceh
Korban meninggal dunia: 35 orang
Korban hilang: 25 orang
Korban
terbanyak berasal dari Bener Meriah, Aceh Tenggara, dan Aceh
Tengah.Pendataan masih berlangsung di sejumlah wilayah seperti Aceh
Timur, Aceh Singkil, dan Aceh Utara.
Jumlah pengungsi: 4.846 KK di sejumlah kabupaten/kota
Provinsi Sumbar
Korban meninggal dunia: 23 orang Korban hilang: 12 orang
Tersebar di beberapa wilayah seperti Padang Panjang, Tanah Datar, Agam, Kota Padang, serta Pasaman Barat.
Jumlah pengungsi: 3.900 KK di sejumlah kabupaten/kota
Laporan : Vijay

